How-to

Cara Isolir Pelanggan Menunggak Otomatis di Mikrotik

Cara mengisolir pelanggan menunggak di Mikrotik secara otomatis: konsep address-list & walled garden, kenapa CoA sering gagal, dan disconnect sebagai cara yang andal.

Pelanggan menunggak adalah kenyataan setiap usaha ISP/RT-RW Net. Pertanyaannya bukan apakah ada yang telat bayar, tapi apakah Anda mengisolir mereka secara manual (buka WinBox, cari user, nonaktifkan) atau membiarkan sistem melakukannya otomatis lalu membukanya kembali begitu lunas. Artikel ini membahas cara isolir yang andal di Mikrotik dan jebakan yang sering membuatnya gagal.

Apa itu “isolir”

Isolir = membatasi akses pelanggan tanpa menghapus akunnya. Biasanya pelanggan yang terisolir tetap bisa login, tapi hanya diarahkan ke halaman pemberitahuan tagihan (walled garden) dan tidak bisa browsing umum. Begitu lunas, akses dipulihkan otomatis.

Pendekatan yang umum dipakai

1. Profil isolir + address-list

Pelanggan menunggak dipindahkan ke profil PPP/Hotspot khusus “isolir” yang rate-limit-nya nol atau diarahkan ke address-list terbatas. Routing/firewall mengizinkan address-list isolir hanya menuju halaman tagihan dan blokir sisanya.

2. Walled garden

Untuk Hotspot, walled garden mengizinkan akses ke domain tertentu (halaman bayar, payment gateway) sementara trafik lain diblok. Pelanggan tetap “online” tapi hanya bisa membayar.

Jebakan: kenapa CoA sering tidak bekerja seperti harapan

Banyak yang mengira mengubah grup/profil pelanggan yang sedang online cukup dengan mengirim CoA (Change of Authorization) untuk memindahkan Mikrotik-Group di tengah sesi. Di praktiknya, perubahan group via CoA sering diabaikan diam-diam oleh RouterOS — sesi yang sudah berjalan tidak benar-benar pindah profil, sehingga pelanggan tetap bisa browsing meski statusnya “terisolir”.

Cara yang lebih andal: Disconnect sesi pelanggan, lalu biarkan dia re-autentikasi. Saat login ulang, server mengembalikan profil baru (profil isolir), dan kali ini benar-benar diterapkan karena ditetapkan di awal sesi. Pola “suspend = disconnect, lalu re-auth ambil profil baru” jauh lebih konsisten daripada mengandalkan CoA mengubah group di tengah jalan.

Singkatnya: untuk mengubah profil pelanggan online di Mikrotik, lebih aman men-disconnect lalu memaksa re-auth, daripada berharap CoA memindahkan group.

Otomatisasi penuh: tagihan menggerakkan isolir

Isolir manual tetap melelahkan. Yang benar-benar menghemat tenaga adalah rantai otomatis:

  1. Invoice jatuh tempo dan belum dibayar setelah masa tenggang.
  2. Sistem mengirim pengingat (WhatsApp/email) di H-3, H-1, dan saat overdue.
  3. Bila tetap menunggak, sistem men-disconnect dan memindahkan pelanggan ke profil isolir otomatis.
  4. Begitu pembayaran masuk (via payment gateway), pelanggan otomatis dibuka kembali tanpa operator menyentuh apa pun.

Untuk membangun rantai ini Anda butuh autentikasi terpusat lebih dulu — lihat Cara Setting RADIUS Server di Mikrotik untuk PPPoE — dan lapisan billing yang tahu status tagihan tiap pelanggan, seperti dibahas di Billing Hotspot Mikrotik.

Ringkasan

Isolir yang andal di Mikrotik bertumpu pada dua hal: gunakan disconnect + re-auth untuk memindahkan profil (bukan berharap CoA mengubah group), dan ikat seluruh proses ke status tagihan agar suspend dan buka-kembali berjalan otomatis.

Di indoradius, suspend/unsuspend dijalankan lewat disconnect sehingga re-auth mengambil profil baru — dan seluruh siklus dipicu otomatis dari status invoice + dunning WhatsApp. Coba gratis 14 hari.

Coba indoradius gratis 14 hari

RADIUS, billing, dan TR-069 dalam satu platform — tanpa server FreeRADIUS atau GenieACS terpisah. Tanpa kartu kredit.